modus perampokankah?


Sabtu malam dikejutkan dengan berita dari adikku Tri yang skrang kuliah di Jakarta…Tri mengalami musibah,motor yang dikendarainya dicegat dan dirampok oleh sekelompok orang tak dikenal saat Tri berangkat ke Rumah sakit tempat dia melakukan Praktek kuliah.Tri dan temannya dicegat oleh 6 orang pria yang mengaku bahwa mereka adalah depkolektor dari sebuah perusahaan Finance? “Oto Motor” dan mengatakan bahwa motor yang dikendarai adikku belum lunas dan sudah menunggak selama setahun.Karena panik dan ketakutan Tri akhirnya membiarkan motor dibawa oleh mereka bahkan karena diancam stnk motorpun diberikan ke mereka,apalagi mereka memperlihatkan surat-surat motor tersebut juga memberikan alamat kantor mereka.Tri dan teman-temannya pun segera mencari alamat kantor yang dikasih yang berada di Bekasi,saat sampai di alamat tersebut ternyata itu bukanlah sebuah kantor seperti yang disebutkan para perampok melainkan sebuah rumah tinggal yang terkunci dan sepertinya gak ada penghuninya.Merasa di tipu, Tri dan teman-temannya melaporkan kejadian ini kekantor polisi. Namun karena surat-suratnya gak lengkap polisi mengatakan kalo motor tersebut akan sulit ditemukan bahkan kemungkinan besar tidak akan ditemukan lagi….blank!!!!

Motor itu sebenarnya bukan motor adikku,tapi motor teman kuliahnya.Karena temannya gak dinas hari itu,dia meminjamkan motor itu pada Tri dan teman kuliah satunya. Menurut temannya yang pemilik motor sih motor itu dibelinya dari kenalannya di Lampung secara cash dengan kata lain tidak ada pembicaraan untuk melanjutkan kredit,dalam hal ini dia adalah pemilik kedua motor itu dan dia gak tau apakah pemilik pertama sudah menyelesaikan kredit motor itu atau belum.Kalaupun pemilik pertama tidak menyelesaikan hutangnya,seharusnya depkolektor menagih ke pemilik pertama kan karena nama yang terdaftar adalah nama pemilik pertama.

Berbagai pertanyaan timbul dalam benakku,apakah ini benar-benar depkolektor suruhan “oto motor’ ataukah ini salah satu modus perampokan motor yang kita ketahui sekarang sedang marak.Gak cuma di Jakarta, hampir semua kota-kota di Indonesia kasus pencurian motor banyak terjadi.Dan sepertinya kepolisian pun sulit menemukan pelakunya karena ini dilakukan secara berkelompok. Kakak sepupuku yang seorang anggota polisi pun saat aku memberitahukan kejadian ini kepadanya mengatakan kalo motor itu gak akan ditemukan, jadi gak usah mencarinya apalagi plat nomor motor tersebut berasal dari luar Jakarta.

Meski sedih dan kaget mendengar berita ini, aku bersyukur adikku dan temannya tidak terluka.Aku ngeri liat berita-berita perampokan yang terjadi di Jakarta,pelaku gak hanya mencuri, merampok  mereka juga tidak segan-segan melukai bahkan sampai membunuh korban.

Aku berharap semoga kejadian seperti ini gak terulang lagi,.semoga adikku bisa mengambil hikmah dari kejadian ini.semoga adikku bisa lebih berhati-hati sehingga bisa terhindar dari kejadian-kejadian mengerikan seperti ini🙂

~ by wiwin9 on December 29, 2013.

2 Responses to “modus perampokankah?”

  1. semakin maraknya kejahatan yang tidak pandang buluh..apa lagi bagi seorang wanita harus ada yang menemani,,

  2. semua akan lebih baik kalau kita berusaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: