Diamnya orang berpuasa


Niatnya mo cuti panjang selama bulan ramadhan ini,tapi apa daya maksud tak sampai😛 . Haiii temans lamanya ninggalin blog ini jadi kangen juga,eh gimana puasanya???gak kerasa tinggal seminggu lagi ramadhan akan berakhir, idul fitri pun menyongsong *halah* .gimana persiapan lebarannya???
Sambil nyuri2 waktu buat posting di sela-sela tumpukan kerjaan,dapat email dari milis muslim yang bisa menjadi renungan buat kita selama bulan ramadhan ini..semoga bermanfaat🙂

Puasa adalah diam, tentu bukan sembarang diam, bukan takut kebenaran, bukan karena bodoh, tetapi diam adalah bernilai ibadah karena sedang berpuasa. Kalau diamnya saja bernilai ibadah apalagi kalau beraktivitas ibadah dan beramal saleh, membaca Al Quran, menuntut ilmu, sedekah, mencari nafkah yang halal sampai berdakwah. Maka sungguh pantaslah mereka berpuasa mendapat nilai berlipat ganda dari Allah SWT. Subhanallah.

Diamnya orang mukmin adalah tafakur dan tadabbur. Dari mana aku? Di mana aku? Kemana aku akhirnya? Rotasi dan evolusi alam ini dalam bilion-bilion galaksi yang mencengangkan para kosmolog, renungan inilah membuat orang beriman itu sujud tersungkur diharibaan Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam QS Qaf ayat 18, “Tidaklah berkata satu kata kecuali dicatat oleh Malaikat Roqib dan Atid.”

Rasulullah SAW pun mengingatkan, barang siapa beriman kepada Allah SWT dan hari akhirat hendaklah berkata baik, benar, jujur, sopan, santun, mulia kalau tidak maka diam.”

Karena itu aktivitas lisan orang mukmin hanya dua, kalau tidak bisa bicara baik maka diam, tetapi kalau bisa bicara baik itu lebih baik dari pada diam.

Sungguh tepat sikap Siti Maryam menghadapi fitnah dengan diam, ”Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa – berdiam untuk Tuhan Yang Maha Kuasa maka aku tidak berbicara dengan siapa pun pada hari ini.”

Ada waktu untuk bicara, ada tempatnya untuk bicara bahkan kadang tidak hanya untuk menyampaikan tetapi yang lebih penting adalah sampai, karena itu ayat-ayat Al-Quran menggambarkan ucapan orang yang takut kepada Allah SWT.

Qaulan sadida atau ucapan tegas (QS 33:70), qaulan tsaqila atau ucapan berbobot (QS 73:5), qaulan layyina atau ucapan lembut (QS 20:44), qaulan ma’rufa atau ucapan baik dan sopan (QS 4:5). Sungguh betapa banyak orang yang diam-diam itu tatkala berbicara mengagumkan karena ia berdiam, mendengar, merenung, baru berbicara, Subhanallah.

Rasulullah SAW tidak menyukai orang yang banyak bicara dan pandai beretorika (tsar tsarah), besarlah kebencian Allah kepada orang yang berbicara tetapi tidak mengamalkan. Orang mukmin itu apa yang di hatinya itulah yang diucapkan dan apa yang diucapkan itulah yang diamalkan komitmen dan konsisten. Ingat hal yang membatalkan pahala puasa adalah dusta dan ghibah, karena itu belajarlah diam di dalam puasa ini.

Wassalamu`alaikum Wr Wb

(sumber: majelisazzikra.org)

Nah temans semoga bacaan ini bisa menemani waktu anda selama menjalankan ibadah puasa…

~ by wiwin9 on September 2, 2010.

7 Responses to “Diamnya orang berpuasa”

  1. Wah sampai kangen nich sama wiwing, lama tidak bw,yach ?? btw renunannya bagus banget untuk dibaca-baca

    heheheh iya bli, nyuri2 waktu aja buat bw..semoga bermanfaat🙂

  2. selamat datang kembali mbak Win😀 lama banget yak hehe..
    terima kaasih renungannya ya..🙂

    heheheheh makasih sudah berkunjung Ne😀
    semoga bermanfaat
    😉

  3. selamat berdiam diri😀😀

    sssstttt…..

  4. terimakasih renungannya …:mrgreen:

    sama-sama semoga bermanfaat…*diam*</strong>blockquote>

  5. wah makasih banyak pencerahannya ya win… kata orang2 sih diam itu emas. Ya setidaknya bisa menghindari dosa yang diucapkan lewat lidah🙂

    makasih bang,semoga bermanfaat🙂

  6. Selamat Berdiam Diri..

    Taqobbalallahu minna wa minkum
    Selamat Iedul Fitri 1431 H, Mohon Maaf lahir dan bathin.

    Adelays

    selamat idul fitri juga mas adelays,mohon maaf lahir bathin yaa 🙂

  7. Gie » Bunglon Blog Indonesia mengucapkan
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah
    Minal Aidin Walfaidzin
    Mohon Maaf Lahir Dan Batin

    sama-sama Gie,.maaf lahir bathin juga…met lebaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: