Menuju Kota Sabang


Wahhh telat update trip to Aceh nih,….draftnya udah disiapin tapi serasa belum lengkap cerita tanpa foto-foto,jadinya telat deh..(ngeles lagi!!!)

Setelah beristirahat semalam sesampainya di Kota Banda Aceh tanggal 8 maret 2010,besoknya tanggal 9 maret kami pun diajak Boo ke kota Sabang yang merupakan pulau paling ujung Indonesia bagian barat. Sabang atau sebutan orang asing (turis) Pulau weh merupakan salah satu kota tertua di Indonesia serta menjadi kota perdagangan para era Belanda saat itu.  Pulau weh lebih dikenal dan lebih populer bagi orang eropa (turis) dan sebutan Sabang lebih dikenal akrab dan sering terdengar di skala lokal (Indonesia) karena sebutan sabang merupakan ibu kota Kota Madya Sabang.




Akses Menuju Sabang

Akses yang paling umum digunakan menuju Sabang melalui laut dan biasanya mengunakan alat transportasi Laut dengan fasilitas yang tersedia, seperti Kapal penumpang (cepat) dan Kapal barang (lambat).  Kapal penumpang beroperasi 2 kali sehari di pagi hari dan sore hari, dengan jadwal keberangkatan yang sudah ditetapkan. Sama halnya dengan kapal penumpang, kapal barang juga beroperasi sehari-hari tapi sekali dalam sehari, dengan tarif yang tidak begitu mahal dan memberikan kenyamanan bagi para penumpang kapal dengan waktu tempuh perjalanan kurang lebih 1-2 jam perjalanan.  Kapal penumpang dan barang juga melakukan pembatalan pada kondisi cuaca buruk, sehingga menjadi sebuah ancaman bagi rencana perjalanan wisatawan.  Untuk transportasi lainnya menuju Sabang juga bisa mengunakan pesawat, akan tetapi fasilitas umum yang ada belum memadai sehingga lebih cenderung menggunakan kapal laut sebagai alat transportasi utama ke Sabang.

kapal lambat

Kapal Barang (lambat)

Kapal penumpang (cepat)

Pukul 14.30 WIB kami berangkat dari  rumah menuju pelabuhan ulele, merupakan tempat penyeberangan kapal ferry ke pulau Weh ataupun sebaliknya. Sesampainya di pelabuhan Ulele Boo langsung membeli tiket kapal cepat,tarif  kapal cepatnya

Kelas Ekonomi : Rp. 55.000/org

Kelas Eksekutif : Rp.60.000/org

Kelas VIP            : Rp. 70.000/org

Kapal akan berangkat pukul 15.30 WIB, kami menunggu diruang tunggu pelabuhan Ulele. Gak sabar menyaksikan indahnya pulau weh,.oh iya ini pengalaman pertamaku naik kapal cepat,hehehehehe. Pukul 15.30 WIB pun kami menuju ke kapal cepat,kami menumpang kapal cepat Express Bahari 3B dan sengaja Boo milih yang ekonomi biar bisa melihat keindahan pulau-pulau yang ada di Aceh diantaranya pulau Aceh. Setelah mengambil tempat duduk gak berapa lama kapal meningalkan Pelabuhan Ulele Banda Aceh menuju pulau Weh dengan cuaca saat itu sangat cerah jadi alhamdulillah kami tidak merasakan goncangan-goncangan akibat ombak yang besar, karena Boo pernah cerita kalo cuaca lagi gak bersahabat kapal cepat yang normalnya 45 menit bisa sampe 2 jam lamanya perjalanan baru nyampe di tempat tujuan kita, duhh di ceritain itu aja aku udah takut ngebayanginnya aku gak begitu suka berada ditengah laut.

Alhamdulillah perjalanan hari itu lancar sampe di pelabuhan Balohan Sabang,bener 45 menit jah. Pelabuhan Balohan adalah pelabuhan bebas yang selain digunakan untuk penyeberangan kapal-kapal lokal juga digunakan untuk kapal dagang internasional .  eits kok di pelabuhan banyak polisi???ada pemeriksaan nih keknya,dan betul begitu kami turun kami langsung di periksa dimintai kartu identitas, tas bawaan di periksa isinya, tapi yang diperiksa hanya lelaki saja. Agak lama waktu meriksa kak Emon, mungkin si polisi yang keliatan masih anak ingusan itu mengira ni orang patut dicurigai karna KTPnya dari Sulawesi (jangan2 teroris lagi hahahaha), tapi untunglah gak dipersulit jadi kami bisa melanjutkan perjalanan menuju desa Iboih.

Pelabuhan Balohan

Pelabuhan Balohan

Aku pikir desa Iboih tuh udah gak jauh lagi,ternyata oh ternyata masih harus melewati kota Sabang,mendaki gunung, lewati lembah, sungai-sungai (emangnya ninja Hatori). Jarak dari Kota Sabang ke Iboih ± 21 km dengan waktu perjalanan 45 menit. Adapun transportasi darat yang dapat dijumpai di Sabang berupa mobil sewa, taksi, becak dan angkutan umum lainnya, dengan tarif yang berfariasi sesuai dengan lokasi tujuan wisata. Sepanjang perjalanan mata ini gak lepas dari pemandangan yang terlihat, ternyata pulau Weh menyimpan begitu banyak keindahan yang sekali anda mengunjunginya pasti pengen balik lagi kesini. Bangunan-bangunan tua peninggalan jaman Belanda masih berdiri kokoh, Pohon Asam di sepanjang jalan kompleks perkantoran kota Sabang yang sudah puluhan tahun tetap setia memberikan keteduhan untuk orang-orang yang melewati jalan ini. Setelah ± 45 menit pukul 17.00 WIB kami pun tiba di kantornya Boo didesa Iboih, ternyata kantornya Boo berhadapan dengan Gapang resort,salah satu tempat penginapan milik pemerintah. Wahh bisa menikmati pemandangan Gapang Resort dari Messnya FFI nih,hehehe.. jadi penasaran dengan pantainya, Resortnya aja udah menarik untuk diliat gimana pantainya ya???. sayang gak bisa langsung ke pantai sore itu, kami masih beristirahat sampe besoknya karena rencana baru besok pagi jalan-jalan dimulai,hehehe. 0 kilometer, pulau Rubiah, pantai Gapang merupakan tujuan perjalanan besok harinya. Ada yang menarik waktu aku merasakan hari pertama di Aceh, itu sore pertama aku berada di Aceh tepatnya di Sabang dan tau gak jam 5 sore itu masih terang banget, kira-kira samadengan jam 3-4 sore di Manado. Lama skali malamnya euy,..matahari mulai terbenam baru sekitar jam 19.00 WIB, artinya magrib baru jam 7 malam,. Di Manado jam 7 malam udah isya tuh,hehehehe. Nah kalo subuh jam berapa dong??? biasanya nih kek di Manado subuh tuh ± jam 04.30 WITA, dijakarta juga gak beda jauh kan, di Aceh subuhnya jam 06.30 WIB. Yah jam segitu tuh masih gelap kek jam 05.30 di Manado,. Mungkin karena itu maka aktifitas di Aceh terasa lambat.

~ by wiwin9 on March 26, 2010.

5 Responses to “Menuju Kota Sabang”

  1. perjalanan yang menyenangkan
    asyik juga ya bisa memijakkan kaki di pulau terdepan negeri ini🙂

    yap bang, ayoo liburan kesini aja..😉 tempat yg wajib dikunjungi nih

  2. wooooiii foto ‘rumah masa depannya’ mannnnaaaa???’😆

    hahahaha ndak usah jo nek aaa,…..

  3. bisa dijelasin lbi rinci perjalanan dri jakarta ke sabang transfortasinya pa ckup 1x

    untuk perjalanan dari Jakarta-Sabang transportasinya 2x gan,jakarta-banda aceh menggunakan pesawat (bisa juga lewat darat,lintas sumatra),kemudian dari kota banda aceh menuju Sabang menggunakan kapal ferry

  4. klau dre medan naeq angkutan ap ksna gan…???

  5. dari banda aceh ada pesawat menuju ke sabang tidak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: